Kritik Islam Terhadap Konsep Marxisme Tentang Pengentasan Kemiskinan

    Kritik Islam Terhadap Konsep Marxisme Tentang Pengentasan Kemiskinan

    Opini Oleh Sisi Pratiwi:

    Kritik Islam Terhadap Konsep Marxisme Tentang Pengentasan Kemiskinan

    NEWSPAPER.CO.ID
    market.biz.id NEWSPAPER.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Sebagai realitas sosial, kemiskinan tidak dapat dihilangkan secara mutlak, Tetapi dapat diatasi dan diperbaiki kualitasnya sehingga tidak menghancurkan kemanusiaan. Kemiskinan sebagai realitas kehidupan selalu digambarkan sebagai Suatu keadaan kehidupan yang kekurangan, lemah dan tidak berdaya memenuhi kebutuhan hidupnya, baik dalam pengertian spiritual maupun material.kemiskinan tidak dapat Dihilangkan secara mutlak, tetapi dapat diatasi dan diperbaiki kualitasnya sehingga tidak menghancurkan Kemanusiaan. 

    Karl Marx berpendapat bahwa “Agama adalah institusi yang menindas”. Pengalaman hidup yang dilalui Marx, dimana agama berkolaborasi Dengan penguasa ekonomi secara Fisik revolusioner menindas umatnya. Marx menganggap bahwa agama yang Mengajarkan manusia untuk menerima Nasib hidupnya (yang malang, miskin, Hina dan tertindas) berarti telah bersekutu Dengan para kapitalis (kaya, kuat dan Menindas) untuk melanggengkan Kemiskinan dan penindasan.  Islam berpendapat bahwa semua Teori yang dijelaskan Marx adalah sebuah Kesalahan yang fatal. “Islam sebagai Sebuah agama memberi pedoman hidup Kepada manusia yang mencakup aspek Aqidah, ibadah, akhlak dan muamalah Duniawi kehidupan bermasyarakat”. Aturan dan solusi dalam setiap masalah Kehidupan ada dalam Islam. Semua Memiliki tatanan yang sinergi dan Sesuai dengan semua zaman. Islam tidak Hanya memandang kemiskinan sebagai Sebuah sunnah (takdir Allah) yang Berlaku pada manusia, namun Islam juga Menawarkan solusi pengentasannya.  Pandangan Marxisme sangat bertolak Belakang dengan konsep Islam. Islam Tidak pernah membedakan kelas pekerja Atau majikan, dan kaya atau miskin. Orang miskin juga diharamkan bekerja Sama untuk menghancurkan orang Kaya (borjuis) atas nama perjuangan Kelas. Orang miskin diwajibkan untuk Bekerja memenuhi kebutuhannya Sendiri, sedangkan yang kaya juga Harus menyisihkan hartanya bagi orang Miskin yang berupa zakat dan larangan Menumpuk harta. Dalam Q. S Al maun“Artinya: Tahukah kamu (orang) yang Mendustakan agama? (1) itulah orang Yang menghardik anak yatim, (2) dan Tidak menganjurkan memberi makan Orang miskin".

    WARTAPARLEMEN.COM
    market.biz.id WARTAPARLEMEN.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Marxisme meniadakan kepemilikan Harta dalam bentuk apapun. Semua harus Jadi milik bersama. Islam tidak setuju Dengan pendapat Marx. Islam mengkritik pendapat Marx Tentang negara, sebab negara merupakan Salah satu institusi penting yang Harus dilibatkan dalam pengentasan kemiskinan. Negara wajib menjalankan Sistem ekonomi yang baik, sebab Sistem perekonomian adalah salah satu Penyebab terjadinya kemiskinan. Salah Satu sistem perekonomian yang harus Diperbaiki pemerintah adalah ekonomi Yang tidak sehat. 

    Kemiskinan harusnya dianggap Sebagai masalah sosial bukan hanya Sebagai masalah personal saja. Oleh Karena itu, penanganannya harus melalui Upaya bersama. Untuk itu, kita tingkatkan solidaritas umat untuk bersama-sama dalam mengatasi kemiskinan. Dakwah Sebagai upaya transformasi ajaran-ajaran Islam yang masih berdimensi idealitas Lahiriyah menjadi ajaran yang berdimensi Realitas insaniyah. Ini berarti dakwah juga harus menyentuh pada persoalan yang dihadapi masyarakat Termasuk kemiskinan. Orang kaya seharusnya secara sadar memberikan hak orang miskin berupa Zakat yang merupakan kewajiban agama. Kemiskinan juga menjadi tanggung Jawab negara. Kemiskinan yang melanda Sebagian besar rakyat saat ini tidak terlepas Dari keputusan-keputusan politik. Oleh karena itu, keputusan politik juga harus Memihak pada rakyat miskin.  Daftar PustakaEko BahtiyarM. Mu’inudinillah Basri dan Syamsul Hidayat                                                                                    Universitas Muhammadiyah Surakarta                                                                                                                     Jl. A. Yani Pabelan Tromol Pos I Surakarta 5710                                                                                         Email: syamsul_hidayat@ums.ac.i

    Chicago Pizza
    market.biz.id Chicago Pizza
    1% Rp 9.500
    Beli sekarang!

     *_Penulis : Sisi Pratiwi (Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar)._*

    Barru Sulsel
    Muh. Ahkam Jayadi

    Muh. Ahkam Jayadi

    Artikel Sebelumnya

    Disdukcapil Barru Gelar Sosialisasi Administrasi...

    Artikel Berikutnya

    Suardi Saleh Hadiri Peluncuran Tahapan Pemilu...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi verified

    Postingan Bulan ini: 131

    Postingan Tahun ini: 3126

    Registered: Apr 8, 2021

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 97

    Postingan Tahun ini: 2425

    Registered: May 25, 2021

    Narsono Son

    Narsono Son verified

    Postingan Bulan ini: 55

    Postingan Tahun ini: 594

    Registered: Jul 9, 2020

    Siswandi

    Siswandi verified

    Postingan Bulan ini: 46

    Postingan Tahun ini: 836

    Registered: Jul 11, 2020

    Profle

    Narsono Son verified

    Kalapas dan Jajaran Lapas Narkotika Purwokerto Ikut Partisipasi Program SDM Berakhlak 
    Berjuang Jadi Pejabat Keimigrasian, 7 ASN Kemenkumham Jateng Ikuti Ujian Tertulis
    Dandim Tegal Membacakan Amanat Danrem 071/WK Pada Upacara Awal Bulan Agustus
    Droping Material Terus Dilakukan ke Sasaran Fisik TMMD Kodim Tegal

    Rekomendasi

    Bupati Barru Suardi Saleh Resmikan Tongkrongan Bola Toa Labandu Food Court di Tanete Riaja
    Owner Pujananting Group Jenguk Orang Tua Kandung Anggota JNI Barru di RS Lapatarai
    Jalan Pattalassang di Gowa Tengah Masuki Tahap Galian Drainase 
    Gubernur Andi Sudirman Lepas 450 Kontingen Daerah Gerakan Pramuka Sulsel untuk Jambore Nasional 
    Gunung Pun Didaki Demi Percepatan Turunkan Stunting di Barru, Hasnah Syam ke Rumpia Balusu

    Ikuti Kami